Life is Smile

Suatu ketika ada seseorang yang bertanya padaku dengan sesuatu, maka aku menjawabnya dengan ketawa hingga ia terheran-heran.
He : "kok ketawa mas? jadi jawabannya apa?"
Me : "Nah itu jawabannya, tertawa"
He : (terheran-heran)
Me : "Karena tertawa dapat dipahami oleh siapapun. Bahkan oleh anak kecil yang logikanya belum berkembang. Jadi untuk memahami hidup kita perlu selalu menikmati hidup."
^_^


Jogjakarta, 20 Oktober 2012
Di tengah keasingan kota yang merupakan miniatur indonesia

My Best Friends (Kelabang)





Suddenly.. i miss them :')

Jogjakarta, 19 Oktober 2012
Setelah makan bersama sang adik :-)


Memasuki Tahun ke-21


Genap sudah 20 tahun. Ya hari ini aku telah menyentuh kepala dua dalam umurku yang menandakan bahwa hari ini pasti bakal terjadi penganiaayan terhadap diriku. Oh maaan~Tahun lalu memang aku sangat kesal karena para teman-temanku yang luar biasa mengerjaiku dengan terigu dan telur. Tidak sesuai dengan idealismeku yang menghargai makanan. Bayangkan men.. terigu + telur = jaket rusak. Padahal seharusnya kan campuran telur dan terigu bisa dibuat bolu :-9

Dimulai dari malam sebelum tepat aku berumur 20 tahun.

“kamu sudah mematahkan hati adik-adik gardamu mas..”
What? Damn..
kenapa jadi aku yang dimarahi? Jelas-jelas aku tidak bilang kalau tanggal 17 aku bisa, bahkan aku sudah bilang kalau tanggal 17 aku ada agenda.. secara itu hari ulang tahunku coba. Hari dimana sudah pasti ada janji dengan orang-orang spesial #eh
Dan lucunya yang ngomel bukan cuma satu dua orang, tapi lebih dari itu. Haduuuhhh….
Akhirnya aku pun mengorbankan agenda soreku dengan menggesernya menjadi pagi hari. Buset terpaksa bolos kuliah lagi deh -..-a
masa di hari ulang tahun aku bolos kuliah sih? Tapi mau apa lagi, relakan saja demi agenda dan adik-adik garda. Pagi-pagi berangkat ke babarsari naik sepeda. Monjali – Babarsari bolak-balik. Sepulang dari Babarsari ternyata jam tanganku sudah menunjuk ke angkat 1. WHAT THE? Belum sarapan, belum makan siang eh udah masuk jam mengasistesikan gambar teknik. Mau telat juga ga enak sama adik-adik praktikum. Karena di praktikum yang ini bukan dosen yang mengajar dengan diasistensikan mahasiswa. Melainkan Mahasiswa yang mengajar sebagai asisten dosen. Sistem yang bagus karena kerjaan asisten jadi lebih jelas. Otomatis tanggung jawabku lebih berat.

 
Ya sudah lah, ga makan siang gpp lah.. nanti aja makan malam sesuai jadwal yang telah ku atur. Selesai asisten gambar teknik lansung aku mencari adik-adik gardaku.Detik demi detik ku menunggu (lebay) hahaha. Menunggu karena membuat menunggu. Yah aku tahu kalau di BEM anak-anak sudah menungguku untuk mengerjaiku sampai-sampai mengadakan rapat KRT segala. Namun karena aku ada janji jadi terpaksa aku menghindari mereka. Maklum jadwal hari ini buatku sedikit lebih padat daripada biasanya.
Begitu kumpul ternyata sampai jam 6 kita nggak ngapa-ngapain. Perasaanku mulai bercampur aduk ini. Sebenernya pengen marah karena mereka sudah menyia-nyiakan waktuku yang berharga. Hingga jam 7 malam pun belum ngapa-ngapain. Mana Fathan si ketua kelompok memaksaku ke BEM dengan dalih anak-anak sudah menungguku.

“Tetott…” itu lah ekspresi yang mungkin mampu aku deskripsikan akan betapa pasrahnya aku untuk tetap melanjutkan agendaku yang tersisa. Yaitu wawancara pekerjaan untuk mendapatkan title “Game Tester”. Dari perusahaan berlevel Internasional pula. Hufftt.. T_T
Oke sudah aku ke BEM dengan segala kepasrahan dan membiarkan hal-hal baik pergi begitu saja.
Dan tentunya dengan mental siap sakit karena kondisiku sudah semakin parah.

 

Setidaknya ada yang berbeda antara tahun lalu dengan tahun ini. Hal-hal tersebut adalah :

  1. Tahun lalu aku mendapatkan sesuatu dan tahun ini aku kehilangan sesuatu
  2. Tahun lalu aku masih mencari-cara kesempatan untuk mendapatkan nafkah sendiri, sedangkan tahun ini aku membuang kesempatan tersebut.
  3. Tahun lalu aku kesal karena mereka melemparku dengan makanan. Sebuah anugrah yang seharusnya kita manfaatkan. Sedangkan tahun ini entah bagaimana aku harus berekspresi. Aku tidak bisa mengekspresikan apa-apa.

“Manusia sungguh makhluk yang unik ya Allah… terima kasih telah mempertemukanku dengan mereka semua. Karena merekalah aku bisa bertahan pada idealismeku ^_^”
*Setidaknya masih ada hadiah terbaik dari sang pencipta.

 
 
Sekre BEM KMFT UGM
Saat dimana tak tahu harus berkata apa

Kuliner : Sushi Bar


“malam ini diganti tugas ya, coba buat artikel tentang tema yang sudah ditentukan.”

Damn. Agenda malam ini batal, padahal ada banyak pertanyaan yang ingin kutanyakan kepada sang kakak. T_T
“Penaaat…!”, Teriakku dalam hati. Kalau jalan baik sudah nggak bisa berarti waktunya refresh dengan cara yang masih baik juga. Cuma sedikit lebih euforia saja. Seperti zaman-zaman ketika masih harban dulu deh. Yaitu
nongkrong!
Kebiasaanku ketika sedang dalam keadaan sumpek seperti ini memang hanya bisa dinetralkan oleh hal-hal yang mampu membuatku merasa menjadi diri sendiri. Entah itu diri sendiri di masa lalu ataupun di masa sekarang.
Tapi makan sama siapa coba? Ini di jogja, bukan di bekasi ataupun cibubur dimana aku bisa dengan mudahnya mengajak keluar orang makan dengan caraku.

#pasrah

“Ada yang mau PH?”, teriak si gendut kepada seluruh mahluk-mahluk menyedihkan yang siap memfosil di sekre. Pucuk di cinta ulampun tiba nih. Dengan cepat aku membalas seruannya, “akuuu..”.
“Lagi pengen PH nih. Tapi aku pulang dulu ya mas, cuma mau ngambil baju buat nginep”.
“Oke deh”, timpalku menjawab.

Setelah si gendut kembali dari mengambil amunisi pakaiannya. Ternyata si bocah KPU ini juga mau ikut toh, yaudah nunggu lagi deh. Tapi daripada bosan menunggu keliling akhirnya kami memutuskan untuk keliling KPFT mencara mangsa yang dapat kami hina.
Eh ada bocah sipil ternyata, pantas nggak balas sms ajakan makanku. Padahal ia merupakan teman kuliner kami yang loyal saat memang sedang pingin makan normal. Sibuk menggambar ternyata. Ketawanya simpan aja deh, abisnya mukanya serius.
Berjalan sedikit eh ketemu si ponyo.. “haha.. haha.. haha..”, tawaku mengejek ponyo yang sedang sibuk bikin laporan di KPFT. “Bikin laporan aja mesti kumpul, malam minggu tuh waktunya main”, ejekku padanya. Hahahaha
“si adik KAOku yang terbuang mana nyo? Biasanya dia juga sibuk ngerjain tugas?”, tanyaku.
“tuh di sana”, jawab ponyo.
“Ngapain mas arman disini?”, sahutnya ketus mengetahui keberadaanku.
“haha.. haha.. haha..”, reflekku ketawa… hahaha
Memang ya Allah itu adil. Aku yang sedang stres karena amanah disana-sini ternyata sebanding dengan tugasku yang kosong plong. Sama halnya dengan mereka yang masih bersantai di organisasi tapi terbebani dengan tugas-tugasnya… hahahaha
life is free man ~

Yasudahlah, kalau terlalu banyak menulis kisahku menghina mereka mungkin satu halaman tidak akan cukup. Secara kalau aku mengejek seseorang karena kebebasan yang terengut pasti ga bakal abis-abis. Anggap aja sudah selesai dan kita langsung berangkat ke PH.

“Wah mas, penuh gini “, kata si gendut ketika kami sampai di depan PH.
“Pindah aja deh, gimana kalau ke utara monjali. Disana banyak tempat makan macam-macam tuh.”
Dan perjalan kami menc ari tempat makan yang baru pun berlangsung dengan hikmat. Apalagi ditambah dengan lagu rock ‘Belajar Membaca’ dan juga pengulangan lagu ‘Anak TK’.

“A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, U, V, W, X, Y, Z…”
what the heck is this song? Lagu rock kok isinya cuma teks anak TK begini.
Koplak..! untung aja aku ga kalah koplaknya jadinya nyambung deh #eh
yah tapi masih mending sih dibanding lagu ‘anak TK’… hahaha

Lagu tadi cuma selingan ya sembari mencari rumah makan yang beruntung mendapatkan tamu keren sepertiku. Dan ternyata kita lebih tertarik dengan “SUSHI BAR”

Sesampainya disana kita ditanya oleh pelayan “Seafood atau sushi bar mas”.
Sambil ragu-ragu kita menjawab “Sushi bar aja mas” dan kita diantarkan langsung ke bar. BAR BENERAN WOI! Dan tempatnya ternyata garden resto begini… keren abis! Pas banget dah dengan kita yang mau nongkrong.
Selain tempatnya yang menjual suasana nongrong di taman, ada live singernya, dan ada meja billiar. Sayang kita sedang malas main biliard.
Meskipun jadinya cuma makan Sushi salmon, miso soup dan minum ocha. Tapi ternyata suasanya yang seperti ini mampu menahan kami untuk beneran nongkrong lumayan lama lah dibandingkan waktu yang dihabiskan untuk makan. :-9
 





 
 
Oke aku akui tempat ini tergolong murah untuk fasilitas yang seperti ini. Bahkan rasa sumpekku pun hilang semenjak masuk ke dalam bar. Masuk referensi buat tempat nongkrong selanjutnya deh.
“Kapan lagi ya kesini? Minggu depan pas milad aja deh”, tanyaku sambil menjawab sendiri dalam hati saat meninggalkan sushi bar. ^_^

Inilah Jadwal Jam Kerja Organ Tubuh Manusia

Banyak sekali orang yang masih sering begadang yang pada akhirnya banyak timbul penyakit akibat kebiasaan begadang itu. Atau banyak anak yang susah tidur dan sering mengantuk dalam pelajaran di sekolah. Hal-hal seperti itu disebabkan karena mereka kurang memiliki pemahaman terhadap jam kerja organ tubuh kita. Organ tubuh kita mempunyai jam kerja sendiri–sendiri.
Setiap Organ tubuh memiliki waktu piket. Menurut ilmu Traditional Chinese Medicine (TCM), ada 12 organ utama dalam tubuh kita, yakni paru-paru, usus besar, lambung, limpa, jantung, usus kecil, kantung kemih, ginjal, selaput jantung, tiga pemanas, kandung empedu, dan hati. Untuk itu mari kita simak jadwal berikut